Kej. 26:22
M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus: Kejadian 26:18-22
Bacalah dan bayangkanlah semua peristiwa yang dituliskan dalam ayat-ayat Firman Tuhan ini
M2 – Merenungkan Firman Kristus:
- Bacalah baik-baik keseluruhan ayat 18-22, bayangkanlah bagaimana kesetiaan Ishak bersama hamba-hambanya dalam mendapatkan sumur untuk kebutuhan air minum
- Renungkanlah bagaimana halangan yang datang berkali-kali tidak membuat Ishak berhenti dari kesetiaannya untuk terus bekerja
- Ambillah waktu sejenak dan renungkanlah bagaimana Anda selama ini, apakah halangan-halangan yanag datang ternyata telah membuat kesetiaan Anda berkurang.
M3 – Melakukan Firman Kristus:
Ambillah keputusan dan perbaharuilah komitmen Anda untuk tetap setia dalam pekerjaan yang dipercayakan kepada Anda selama ini sekalipun ada hambatan yang datang
M4 – Membagikan Firman Kristus:
Bagikanlah “apa yang dikatakan” Firman Tuhan kepada Anda
26:18
Kemudian Ishak menggali kembali sumur-sumur yang digali dalam zaman Abraham, ayahnya, dan yang telah ditutup oleh orang Filistin sesudah Abraham mati; disebutkannyalah nama sumur-sumur itu menurut nama-nama yang telah diberikan oleh ayahnya.
26:19
Ketika hamba-hamba Ishak menggali di lembah itu, mereka mendapati di situ mata air yang berbual-bual airnya.
26:20
Lalu bertengkarlah para gembala Gerar dengan para gembala Ishak. Kata mereka: `Air ini kepunyaan kami.` Dan Ishak menamai sumur itu Esek, karena mereka bertengkar dengan dia di sana.
26:21
Kemudian mereka menggali sumur lain, dan mereka bertengkar juga tentang itu. Maka Ishak menamai sumur itu Sitna.
26:22
Ia pindah dari situ dan menggali sumur yang lain lagi, tetapi tentang sumur ini mereka tidak bertengkar. Sumur ini dinamainya Rehobot, dan ia berkata: `Sekarang TUHAN telah memberikan kelonggaran kepada kita, sehingga kita dapat beranak cucu di negeri ini.`