segment
Discipleship Logo Discipleship.id
notifications
Saat Teduh
Senin, 23 Februari 2026

Setia dalam Penantian

Khatam: Ul. 10-12

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus: 1 Samuel 1:10-18

Bacalah ayat ini dan pahamilah kebenaran yang dituliskan dalam ayat-ayat Firman Tuhan ini.

M2 - Merenungkan Firman Kristus:

  • Perhatikanlah baik-baik keseluruhan ayat 10-18, bayangkanlah kesetiaan Hana dalam menantikan jawaban Tuhan atas doanya seperti  yang dituliskan ayat-ayat Firman Tuhan ini.
  • Renungkanlah kembali ayat 17-18, bagaimana Hana begitu mempercayai ucapan imam Eli sebagai jawaban Tuhan atas doa-doanya.
  • Ambillah waktu sejenak dan renungkanlah seberapa jauh Anda menaruh kepercayaan atas setiap firman Tuhan yang diucapkan oleh orang-orang di sekitar Anda sebagai bentuk jawaban Tuhan atas pergumulan Anda

M3 – Melakukan Firman Kristus:

Perbaharuilah komitmen Anda untuk tetap setia menantikan penggenapan janji Tuhan atas pergumulan hidup Anda hari-hari ini.

M4 – Membagikan Firman Kristus:

Bagikanlah “apa yang dikatakan” Firman Tuhan kepada Anda

1:10 dan dengan hati pedih ia berdoa kepada TUHAN sambil menangis tersedu-sedu. 1:11 Kemudian bernazarlah ia, katanya: `TUHAN semesta alam, jika sungguh-sungguh Engkau memperhatikan sengsara hamba-Mu ini dan mengingat kepadaku dan tidak melupakan hamba-Mu ini, tetapi memberikan kepada hamba-Mu ini seorang anak laki-laki, maka aku akan memberikan dia kepada TUHAN untuk seumur hidupnya dan pisau cukur tidak akan menyentuh kepalanya.` 1:12 Ketika perempuan itu terus-menerus berdoa di hadapan TUHAN, maka Eli mengamat-amati mulut perempuan itu; 1:13 dan karena Hana berkata-kata dalam hatinya dan hanya bibirnya saja bergerak-gerak, tetapi suaranya tidak kedengaran, maka Eli menyangka perempuan itu mabuk. 1:14 Lalu kata Eli kepadanya: `Berapa lama lagi engkau berlaku sebagai orang mabuk? Lepaskanlah dirimu dari pada mabukmu.` 1:15 Tetapi Hana menjawab: `Bukan, tuanku, aku seorang perempuan yang sangat bersusah hati; anggur ataupun minuman yang memabukkan tidak kuminum, melainkan aku mencurahkan isi hatiku di hadapan TUHAN. 1:16 Janganlah anggap hambamu ini seorang perempuan dursila; sebab karena besarnya cemas dan sakit hati aku berbicara demikian lama.` 1:17 Jawab Eli: `Pergilah dengan selamat, dan Allah Israel akan memberikan kepadamu apa yang engkau minta dari pada-Nya.` 1:18 Sesudah itu berkatalah perempuan itu: `Biarlah hambamu ini mendapat belas kasihan dari padamu.` Lalu keluarlah perempuan itu, ia mau makan dan mukanya tidak muram lagi.
tips_and_updatesUtama auto_storiesJurnal qr_code_scannerQR history_eduSaat Teduh eventJadwal