Khatam: Kel. 28-30
M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus: Markus 4:26-34
Bacalah dan pahamilah setiap prinsip kebenaran dalam ayat-ayat Firman Tuhan ini.
M2 - Merenungkan Firman Kristus:
- Bacalah ayat 26-29, bayangkanlah ilustrasi yang disampaikan dalam ayat-ayat Firman Tuhan ini
- Perhatikanlah ayat 30-34, renungkanlah bagaimana Yesus sangat menekankan mengenai bertumbuh dan menjadi berkat melalui buah atau kehadiran murid-muridNya seperti pohon
- Ambillah waktu sejenak, renungkanlah apakah hidup Anda selama ini sudah dapat dinikmati dan jadi berkat bagi orang lain melalui kehadiran Anda dan buah-buah kebenaran yang dihasilkan ?
M3 – Melakukan Firman Kristus:
Bertobatlah hari ini jika Roh Kudus mengingatkan Anda untuk kembali lebih giat berbuah dan menjadi berkat bagi orang lain.
M4 – Membagikan Firman Kristus:
Bagikanlah apa yang dikatakan Firman Tuhan kepada Anda
4:26
Lalu kata Yesus: `Beginilah hal Kerajaan Allah itu: seumpama orang yang menaburkan benih di tanah,
4:27
lalu pada malam hari ia tidur dan pada siang hari ia bangun, dan benih itu mengeluarkan tunas dan tunas itu makin tinggi, bagaimana terjadinya tidak diketahui orang itu.
4:28
Bumi dengan sendirinya mengeluarkan buah, mula-mula tangkainya, lalu bulirnya, kemudian butir-butir yang penuh isinya dalam bulir itu.
4:29
Apabila buah itu sudah cukup masak, orang itu segera menyabit, sebab musim menuai sudah tiba.`
4:30
Kata-Nya lagi: `Dengan apa hendak kita membandingkan Kerajaan Allah itu, atau dengan perumpamaan manakah hendaknya kita menggambarkannya?
4:31
Hal Kerajaan itu seumpama biji sesawi yang ditaburkan di tanah. Memang biji itu yang paling kecil dari pada segala jenis benih yang ada di bumi.
4:32
Tetapi apabila ia ditaburkan, ia tumbuh dan menjadi lebih besar dari pada segala sayuran yang lain dan mengeluarkan cabang-cabang yang besar, sehingga burung-burung di udara dapat bersarang dalam naungannya.`
4:33
Dalam banyak perumpamaan yang semacam itu Ia memberitakan firman kepada mereka sesuai dengan pengertian mereka,
4:34
dan tanpa perumpamaan Ia tidak berkata-kata kepada mereka, tetapi kepada murid-murid-Nya Ia menguraikan segala sesuatu secara tersendiri.