Khatam: Kel. 10-12
M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus: Yakobus 2:14-26
Bacalah ayat ini dan pahamilah apa yang dimaksud dari ayat-ayat Firman Tuhan ini.
M2 - Merenungkan Firman Kristus:
- Perhatikanlah ayat 14-17, bayangkanlah apa yang dimaksud dari ayat-ayat Firman Tuhan ini
- Renungkanlah prinsip kebenaran dalam ayat 18 ini
- Bacalah ayat 19-23, bayangkanlah kisah hidup Abraham ini
- Perhatikanlah baik-baik ayat 24-27, renungkanlah gambaran iman ini.
- Ambillah waktu sejenak, apakah Anda masih memiliki iman seperti ini terhadap janji2 Tuhan dalam hidup Anda ?
M3 – Melakukan Firman Kristus:
Perbaharuilah komitmen Anda berdasarkan kebenaran tentang iman yang Anda peroleh hari ini.
M4 – Membagikan Firman Kristus:
Bagikanlah apa yang dikatakan Firman Tuhan kepada Anda
2:14
Apakah gunanya, saudara-saudaraku, jika seorang mengatakan, bahwa ia mempunyai iman, padahal ia tidak mempunyai perbuatan? Dapatkah iman itu menyelamatkan dia?
2:15
Jika seorang saudara atau saudari tidak mempunyai pakaian dan kekurangan makanan sehari-hari,
2:16
dan seorang dari antara kamu berkata: `Selamat jalan, kenakanlah kain panas dan makanlah sampai kenyang!`, tetapi ia tidak memberikan kepadanya apa yang perlu bagi tubuhnya, apakah gunanya itu?
2:17
Demikian juga halnya dengan iman: Jika iman itu tidak disertai perbuatan, maka iman itu pada hakekatnya adalah mati.
2:18
Tetapi mungkin ada orang berkata: `Padamu ada iman dan padaku ada perbuatan`, aku akan menjawab dia: `Tunjukkanlah kepadaku imanmu itu tanpa perbuatan, dan aku akan menunjukkan kepadamu imanku dari perbuatan-perbuatanku.`
2:19
Engkau percaya, bahwa hanya ada satu Allah saja? Itu baik! Tetapi setan-setanpun juga percaya akan hal itu dan mereka gemetar.
2:20
Hai manusia yang bebal, maukah engkau mengakui sekarang, bahwa iman tanpa perbuatan adalah iman yang kosong?
2:21
Bukankah Abraham, bapa kita, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia mempersembahkan Ishak, anaknya, di atas mezbah?
2:22
Kamu lihat, bahwa iman bekerjasama dengan perbuatan-perbuatan dan oleh perbuatan-perbuatan itu iman menjadi sempurna.
2:23
Dengan jalan demikian genaplah nas yang mengatakan: `Lalu percayalah Abraham kepada Allah, maka Allah memperhitungkan hal itu kepadanya sebagai kebenaran.` Karena itu Abraham disebut: `Sahabat Allah.`
2:24
Jadi kamu lihat, bahwa manusia dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya dan bukan hanya karena iman.
2:25
Dan bukankah demikian juga Rahab, pelacur itu, dibenarkan karena perbuatan-perbuatannya, ketika ia menyembunyikan orang-orang yang disuruh itu di dalam rumahnya, lalu menolong mereka lolos melalui jalan yang lain?
2:26
Sebab seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian jugalah iman tanpa perbuatan-perbuatan adalah mati.