segment
Discipleship Logo Discipleship.id
notifications
Saat Teduh
Selasa, 17 Desember 2024

Elia: Tak Sanggup Melanjutkan Hidup, tetapi Mendapat Kekuatan Baru

Khatam: Yak. 1-3

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus: 1 Raja-Raja 19:1-8

Bacalah seluruh ayat-ayat Firman Tuhan ini dan bayangkanlah peristiwa yang dialami Elia dalam ayat-ayat Firman Tuhan ini.

M2 - Merenungkan Firman Kristus:

  • Perhatikanlah baik-baik ayat 1-2, bayangkanlah suasana yang terjadi saat itu, ingatlah ancaman serius dari Izebel ini karena belum lama Elia mengalahkan nabi-nabi Baal & Asyera dan membunuh mereka semua; raja Ahab & ratu Izebel adalah pelindung atas semua nabi-nabi palsu ini.
  • Bacalah ayat 3-4, bayangkanlah perasaan Elia yang sudah putus asa
  • Perhatikanlah ayat 5-8, renungkanlah bagaimana pertolongan Allah melalui malaikat dan apa yang terjadi dalam kehidupan Elia setelahnya
  • Ambillah waktu sejenak dan renungkanlah, apakah Anda juga sedang dalam keadaan putus asa; mintalah pertolongan Roh Kudus supaya Anda menemukan pencerahan pribadi dari bacaan Firman Tuhan hari ini.

M3 – Melakukan Firman Kristus:

Bersyukurlah atas kedaulatan Kasih Allah yang tidak pernah berubah dalam kehidupan Anda

 

M4 – Membagikan Firman Kristus:

Bagikanlah apa yang dikatakan Firman Tuhan kepada Anda

19:1 Ketika Ahab memberitahukan kepada Izebel segala yang dilakukan Elia dan perihal Elia membunuh semua nabi itu dengan pedang, 19:2 maka Izebel menyuruh seorang suruhan mengatakan kepada Elia: `Beginilah kiranya para allah menghukum aku, bahkan lebih lagi dari pada itu, jika besok kira-kira pada waktu ini aku tidak membuat nyawamu sama seperti nyawa salah seorang dari mereka itu.` 19:3 Maka takutlah ia, lalu bangkit dan pergi menyelamatkan nyawanya; dan setelah sampai ke Bersyeba, yang termasuk wilayah Yehuda, ia meninggalkan bujangnya di sana. 19:4 Tetapi ia sendiri masuk ke padang gurun sehari perjalanan jauhnya, lalu duduk di bawah sebuah pohon arar. Kemudian ia ingin mati, katanya: `Cukuplah itu! Sekarang, ya TUHAN, ambillah nyawaku, sebab aku ini tidak lebih baik dari pada nenek moyangku.` 19:5 Sesudah itu ia berbaring dan tidur di bawah pohon arar itu. Tetapi tiba-tiba seorang malaikat menyentuh dia serta berkata kepadanya: `Bangunlah, makanlah!` 19:6 Ketika ia melihat sekitarnya, maka pada sebelah kepalanya ada roti bakar, dan sebuah kendi berisi air. Lalu ia makan dan minum, kemudian berbaring pula. 19:7 Tetapi malaikat TUHAN datang untuk kedua kalinya dan menyentuh dia serta berkata: `Bangunlah, makanlah! Sebab kalau tidak, perjalananmu nanti terlalu jauh bagimu.` 19:8 Maka bangunlah ia, lalu makan dan minum, dan oleh kekuatan makanan itu ia berjalan empat puluh hari empat puluh malam lamanya sampai ke gunung Allah, yakni gunung Horeb.
tips_and_updatesUtama auto_storiesJurnal qr_code_scannerQR history_eduSaat Teduh eventJadwal