segment
Discipleship Logo Discipleship.id
notifications
Saat Teduh
Minggu, 15 September 2024

Fokus pada Hati yang Mengasihi Tuhan, bukan pada Aturan

Khatam: Dan. 7-9

M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus: 1 Timotius 1:1-11

Bacalah dan pahamilah ayat-ayat Firman Tuhan ini.

 

M2 - Merenungkan Firman Kristus:

  • Bacalah ayat 1-4, bayangkanlah hubungan yang akrab antara rasul Paulus dan Timotius berdasarkan ayat-ayat ini.
  • Perhatikanlah baik-baik yang menjadi tujuan utama dari nasihat dalam surat yang akan disampaikan rasul Paulus kepada Titus ini dalam ayat 5
  • Bacalah baik-baik ayat 6-11, renungkanlah apa akibatnya kalau orang berusaha mentaati perintah Tuhan dalam surat Paulus ini tapi tidak dari hati yang mengasihi Tuhan.

M3 – Melakukan Firman Kristus:

Ambillah waktu sejenak, dan ijinkanlah Roh Kudus memeriksa hati Anda, apakah selama ini Anda melakukan Firman Tuhan karena dasar hati yang mengasihi Tuhan atau justru supaya “Anda dikasihi Tuhan” .

M4 – Membagikan Firman Kristus:

Bagikanlah apa yang dikatakan Firman Tuhan kepada Anda

1:1 Dari Paulus, rasul Kristus Yesus menurut perintah Allah, Juruselamat kita, dan Kristus Yesus, dasar pengharapan kita, 1:2 kepada Timotius, anakku yang sah di dalam iman: kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa dan Kristus Yesus, Tuhan kita, menyertai engkau. 1:3 Ketika aku hendak meneruskan perjalananku ke wilayah Makedonia, aku telah mendesak engkau supaya engkau tinggal di Efesus dan menasihatkan orang-orang tertentu, agar mereka jangan mengajarkan ajaran lain 1:4 ataupun sibuk dengan dongeng dan silsilah yang tiada putus-putusnya, yang hanya menghasilkan persoalan belaka, dan bukan tertib hidup keselamatan yang diberikan Allah dalam iman. 1:5 Tujuan nasihat itu ialah kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nurani yang murni dan dari iman yang tulus ikhlas. 1:6 Tetapi ada orang yang tidak sampai pada tujuan itu dan yang sesat dalam omongan yang sia-sia. 1:7 Mereka itu hendak menjadi pengajar hukum Taurat tanpa mengerti perkataan mereka sendiri dan pokok-pokok yang secara mutlak mereka kemukakan. 1:8 Kita tahu bahwa hukum Taurat itu baik kalau tepat digunakan, 1:9 yakni dengan keinsafan bahwa hukum Taurat itu bukanlah bagi orang yang benar, melainkan bagi orang durhaka dan orang lalim, bagi orang fasik dan orang berdosa, bagi orang duniawi dan yang tak beragama, bagi pembunuh bapa dan pembunuh ibu, bagi pembunuh pada umumnya, 1:10 bagi orang cabul dan pemburit, bagi penculik, bagi pendusta, bagi orang makan sumpah dan seterusnya segala sesuatu yang bertentangan dengan ajaran sehat 1:11 yang berdasarkan Injil dari Allah yang mulia dan maha bahagia, seperti yang telah dipercayakan kepadaku.
tips_and_updatesUtama auto_storiesJurnal qr_code_scannerQR history_eduSaat Teduh eventJadwal