M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus: 1 Samuel 18:5-11
Bacalah dan bayangkanlah peristiwa yang digambarkan oleh ayat-ayat Firman Tuhan ini.
M2 - Merenungkan Firman Kristus:
Bacalah ayat 5-7 dan bayangkanlah kemeriahan rakyat saat itu
Renungkanlah apa yang timbul dalam hati & pikiran raja Saul dalam ayat 7-8, padahal sebelumnya Daud adalah kesayangan raja Saul karena yang sanggup menghiburnya melalui permainan kecapinya.
Perhatikanlah ayat 9-11, renungkanlah perubahan drastis yang terjadi dalam diri raja Saul karena iri hati.
M3 – Melakukan Firman Kristus:
Ambillah waktu sejenak dan mintalah pertolongan Roh Kudus untuk memeriksa hidup Anda jika ternyata tanpa disadari ada benih iri hati dan kebencian kepada orang lain yang terlihat lebih berhasil daripada Anda, bertobatlah.
M4 – Membagikan Firman Kristus:
Bagikanlah apa yang dikatakan Firman Tuhan kepada Anda
18:5
Daud maju berperang dan selalu berhasil ke mana juga Saul menyuruhnya, sehingga Saul mengangkat dia mengepalai para prajurit. Hal ini dipandang baik oleh seluruh rakyat dan juga oleh pegawai-pegawai Saul. 18:6
Tetapi pada waktu mereka pulang, ketika Daud kembali sesudah mengalahkan orang Filistin itu, keluarlah orang-orang perempuan dari segala kota Israel menyongsong raja Saul sambil menyanyi dan menari-nari dengan memukul rebana, dengan bersukaria dan dengan membunyikan gerincing; 18:7
dan perempuan yang menari-nari itu menyanyi berbalas-balasan, katanya: `Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa.` 18:8
Lalu bangkitlah amarah Saul dengan sangat; dan perkataan itu menyebalkan hatinya, sebab pikirnya: `Kepada Daud diperhitungkan mereka berlaksa-laksa, tetapi kepadaku diperhitungkannya beribu-ribu; akhir-akhirnya jabatan raja itupun jatuh kepadanya.` 18:9
Sejak hari itu maka Saul selalu mendengki Daud. 18:10
Keesokan harinya roh jahat yang dari pada Allah itu berkuasa atas Saul, sehingga ia kerasukan di tengah-tengah rumah, sedang Daud main kecapi seperti sehari-hari. Adapun Saul ada tombak di tangannya. 18:11
Saul melemparkan tombak itu, karena pikirnya: `Baiklah aku menancapkan Daud ke dinding.` Tetapi Daud mengelakkannya sampai dua kali.
Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/disr1214/public_html/system/parts/footer.php on line 184 Notice: Trying to access array offset on value of type null in /home/disr1214/public_html/system/parts/footer.php on line 186