segment
Discipleship Logo Discipleship.id
notifications
Saat Teduh
Jumat, 28 Juni 2024

Hamba Naaman: Memelihara Iman, Menyuarakan Kebenaran

Khatam: Maz. 126-130
M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus: 2 Raja-Raja 5:1-15
Bacalah ayat-ayat Firman Tuhan ini sambil membayangkan setiap peristiwa yang diceritakan di dalamnya.

M2 - Merenungkan Firman Kristus:

  • Bacalah ayat 1-2, bayangkanlah latar belakang dari kisah ini
  • Perhatikanlah perkataan gadis Israel ini dalam ayat 3-5 dan renungkanlah keberanian dari iman yang ada di dalam hati gadis hamba ini sehingga tuannya menjadi percaya dan mendapatkan restu dari rajanya.
  • Bacalah ayat 6-7, bandingkanlah iman raja Israel ini dengan gadis Israel yang menjadi hambanya Naaman.
  • Perhatikanlah bahwa apa yang dikatakan oleh gadis hamba itu sungguh-sungguh terjadi dalam ayat 8-15

M3 – Melakukan Firman Kristus:
Ambillah waktu sejenak dan renungkanlah betapa pentingnya untuk tidak ragu menyatakan kebenaran seperti yang dilakukan oleh gadis hamba Naaman tersebut.

M4 – Membagikan Firman Kristus:
Bagikanlah apa yang dikatakan Firman Tuhan kepada Anda

5:1 Naaman, panglima raja Aram, adalah seorang terpandang di hadapan tuannya dan sangat disayangi, sebab oleh dia TUHAN telah memberikan kemenangan kepada orang Aram. Tetapi orang itu, seorang pahlawan tentara, sakit kusta. 5:2 Orang Aram pernah keluar bergerombolan dan membawa tertawan seorang anak perempuan dari negeri Israel. Ia menjadi pelayan pada isteri Naaman. 5:3 Berkatalah gadis itu kepada nyonyanya: `Sekiranya tuanku menghadap nabi yang di Samaria itu, maka tentulah nabi itu akan menyembuhkan dia dari penyakitnya.` 5:4 Lalu pergilah Naaman memberitahukan kepada tuannya, katanya: `Begini-beginilah dikatakan oleh gadis yang dari negeri Israel itu.` 5:5 Maka jawab raja Aram: `Baik, pergilah dan aku akan mengirim surat kepada raja Israel.` Lalu pergilah Naaman dan membawa sebagai persembahan sepuluh talenta perak dan enam ribu syikal emas dan sepuluh potong pakaian. 5:6 Ia menyampaikan surat itu kepada raja Israel, yang berbunyi: `Sesampainya surat ini kepadamu, maklumlah kiranya, bahwa aku menyuruh kepadamu Naaman, pegawaiku, supaya engkau menyembuhkan dia dari penyakit kustanya.` 5:7 Segera sesudah raja Israel membaca surat itu, dikoyakkannyalah pakaiannya serta berkata: `Allahkah aku ini yang dapat mematikan dan menghidupkan, sehingga orang ini mengirim pesan kepadaku, supaya kusembuhkan seorang dari penyakit kustanya? Tetapi sesungguhnya, perhatikanlah dan lihatlah, ia mencari gara-gara terhadap aku.` 5:8 Segera sesudah didengar Elisa, abdi Allah itu, bahwa raja Israel mengoyakkan pakaiannya, dikirimnyalah pesan kepada raja, bunyinya: `Mengapa engkau mengoyakkan pakaianmu? Biarlah ia datang kepadaku, supaya ia tahu bahwa ada seorang nabi di Israel.` 5:9 Kemudian datanglah Naaman dengan kudanya dan keretanya, lalu berhenti di depan pintu rumah Elisa. 5:10 Elisa menyuruh seorang suruhan kepadanya mengatakan: `Pergilah mandi tujuh kali dalam sungai Yordan, maka tubuhmu akan pulih kembali, sehingga engkau menjadi tahir.` 5:11 Tetapi pergilah Naaman dengan gusar sambil berkata: `Aku sangka bahwa setidak-tidaknya ia datang ke luar dan berdiri memanggil nama TUHAN, Allahnya, lalu menggerak-gerakkan tangannya di atas tempat penyakit itu dan dengan demikian menyembuhkan penyakit kustaku! 5:12 Bukankah Abana dan Parpar, sungai-sungai Damsyik, lebih baik dari segala sungai di Israel? Bukankah aku dapat mandi di sana dan menjadi tahir?` Kemudian berpalinglah ia dan pergi dengan panas hati. 5:13 Tetapi pegawai-pegawainya datang mendekat serta berkata kepadanya: `Bapak, seandainya nabi itu menyuruh perkara yang sukar kepadamu, bukankah bapak akan melakukannya? Apalagi sekarang, ia hanya berkata kepadamu: Mandilah dan engkau akan menjadi tahir.` 5:14 Maka turunlah ia membenamkan dirinya tujuh kali dalam sungai Yordan, sesuai dengan perkataan abdi Allah itu. Lalu pulihlah tubuhnya kembali seperti tubuh seorang anak dan ia menjadi tahir. 5:15 Kemudian kembalilah ia dengan seluruh pasukannya kepada abdi Allah itu. Setelah sampai, tampillah ia ke depan Elisa dan berkata: `Sekarang aku tahu, bahwa di seluruh bumi tidak ada Allah kecuali di Israel. Karena itu terimalah kiranya suatu pemberian dari hambamu ini!`
tips_and_updatesUtama auto_storiesJurnal qr_code_scannerQR history_eduSaat Teduh eventJadwal