Khatam: Maz. 76-80
M1 – Membaca Firman di Hadirat Kristus: 2 Yohanes 1:1-9
Bacalah seluruh ayat-ayat Firman Tuhan ini.
M2 - Merenungkan Firman Kristus:
- Perhatikanlah baik-baik ayat 1-3 dan bayangkanlah suasana kasih yang terjalin antara rasul Yohanes dengan jemaat yang diberikan surat ini.
- Rasakanlah suasana hati rasul Yohanes dalam ayat 4-5
- Bacalah baik-baik yang dimaksud dalam ayat 6 ini bagi Anda sebagai murid Kristus.
- Perhatikanlah ayat 7-9 dan renungkanlah peringatan Firman Tuhan ini.
M3 – Melakukan Firman Kristus:
Bertobatlah dan perbaharuilah komitmen Anda untuk tetap taat hidup dalam Kasih Allah di manapun Anda berada.
M4 – Membagikan Firman Kristus:
Bagikanlah apa yang dikatakan Firman Tuhan kepada Anda
1:1
Dari penatua kepada Ibu yang terpilih dan anak-anaknya yang benar-benar aku kasihi. Bukan aku saja yang mengasihi kamu, tetapi juga semua orang yang telah mengenal kebenaran,
1:2
oleh karena kebenaran yang tetap di dalam kita dan yang akan menyertai kita sampai selama-lamanya.
1:3
Kasih karunia, rahmat dan damai sejahtera dari Allah Bapa, dan dari Yesus Kristus, Anak Bapa, akan menyertai kita dalam kebenaran dan kasih.
1:4
Aku sangat bersukacita, bahwa aku mendapati, bahwa separuh dari anak-anakmu hidup dalam kebenaran sesuai dengan perintah yang telah kita terima dari Bapa.
1:5
Dan sekarang aku minta kepadamu, Ibu--bukan seolah-olah aku menuliskan perintah baru bagimu, tetapi menurut perintah yang sudah ada pada kita dari mulanya--supaya kita saling mengasihi.
1:6
Dan inilah kasih itu, yaitu bahwa kita harus hidup menurut perintah-Nya. Dan inilah perintah itu, yaitu bahwa kamu harus hidup di dalam kasih, sebagaimana telah kamu dengar dari mulanya.
1:7
Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku, bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itu adalah si penyesat dan antikristus.
1:8
Waspadalah, supaya kamu jangan kehilangan apa yang telah kami kerjakan itu, tetapi supaya kamu mendapat upahmu sepenuhnya.
1:9
Setiap orang yang tidak tinggal di dalam ajaran Kristus, tetapi yang melangkah keluar dari situ, tidak memiliki Allah. Barangsiapa tinggal di dalam ajaran itu, ia memiliki Bapa maupun Anak.